Navigation Menu+

Kreatifitas desain pilkada/pilwakot untuk siapa?

Posted on Oct 20, 2015

desain_poster_Rembug_socmed10 hendi maju sibagus

Pelarangan yang berbuah kreatifitas

Sejak ditegakkannya aturan pelarangan atribut kampanye oleh peserta pilwakot di Kota Semarang sesuai PKPU No 7 Tahun 2015 disebutkan bahwa seluruh kegiatan kampanye calon kepala daerah dibiayai APBD melalui KPU kabupaten/kota. Menyebabkan para tim sukses mencoba mencari peluang dengan tetap melakukan kampanye media luar ruang secara tersamar melalui penyebutan inisial, no urut peserta pilwakot, dan pembuatan icon yang selama ini menjadi brand mereka

Ada sisi positifnya, desain yang dibuat secara visual tim sukses jadi sedikit diajak masuk ke ranah kreatif dengan tidak membuat karya desain hard selling yang hanya sebatas menjual pas foto dan program kerja mereka.

Beberapa calon mencoba mengeksploitasi no urut, mencoba mengkaitkan dengan hari besar dan pesan terkait iklan layanan masyarakat. Namun karena sejak awal calon tidak memiliki batu pijakan yang kuat tentang brand nama mereka akhirnya seolah materi desain kampanye yang dibuat sebagai aspirasi partisipan tim sukses ini menjadi putus benang merahnya.

Inilah salah satu materi yang akan diangkat dalam Rembug Social Media rekan-rekan blogger kota semarang pada 25 Oktober 2015.

 

 

 

 

 

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *