Navigation Menu+

Menghormati Karakter Melintasi Masa

Posted on Jun 17, 2020

Karakter Petualangan Tintin ini menjadi tokoh pujaan serta referensi imajinasi berbagai penelusuran budaya, daerah, manusia dan negara yang mudah dimengerti oleh anak SD yang mulai melihat komik ini di toko buku yang ada di kotanya.

Bersetting di awal abad 20 membuat Tintin ini awet melintasi liini masa menembus era millenium kekinian. Karya Tintin oleh Herge tidak akan terbit lagi sepeninggal wafatnya sang penulis. Tentu ini adalah sebuah kehilangan besar dunia komik modern yang akan terlihat kikuk jika berhadapan dengan situasi saat kemudahan teknologi membuat komik berbeda dengan teknik manual saat karakter ini pertama kali diciptakan.

Tintin di Semarang, upaya menghormati pencipta dengan membawa karakter di kota ini disesuaikan dengan momentum kejadian besar yang terjadi di negeri ini.

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *